Jerawat. Siapa sih yang gak pernah
didatangi sama makhluk jahat satu ini? Hari ni aku akan sharing perjalanan aku melawan
jerawat. Sewaktu aku masih remaja aku gak pernah punya pengalaman jerawatan
seperti remaja lainnya. Katanya sih kalo remaja berjerawatan itu normal karena hormon
yang berubah karena pubersitas. Tapi syukurlah aku gak pernah jerawatan parah,
kalo jerawat numbuh itu pun cuma 1 2 biji dan biasanya sembuh dengan sendirinya
tanpa diobati. Aku sendiri juga tidak pernah memakai skincare untuk remaja
maupun makeup jadi wajahku pada saat itu masih mulus dan polos . Karena
pada saat remaja aku termasuk ke tipe cewek cuek akan penampilan (baca:tomboy),
aku gak peduli banget sama perawatan wajah. Di tahun ketiga aku kuliah, aku baru
mulai mengenal makeup, itu pun hanya bb cream. Di tahun ketiga (sekitar 2013)
itulah aku mulai pake bb cream sehari hari sampai 2015. Dan selama itu wajah
aku kondisinya fine fine saja, ada numbuh jerawat tapi hanya beberapa dan itu
pun karena aku kurang bersih membersihkan bb cream dari wajahku. Di pertengahan
tahun 2014 aku mulai mengenal skincare, awal memakai skincare semuanya wajar
saja, tidak bermasalah, aku pun tetap melanjutkan pemakaian skincareku.
Namun semua berubah di awal tahun 2016.
Wajahku tiba tiba berjerawatan di bagian pipi. Awalnya aku pikir mungkin aku
gak cocok dengan bb cushion yang aku gunakan, karena memang pada saat itu aku
baru ganti bb cushion jadi aku stop pakai bb cushion itu dan hanya pakai loose
powder. Namun jerawat tersebut tidak sembuh, makin meradang dan makin banyak!
Tentu aja aku panik dong, dari wajah yang gak pernah jerawatan parah tiba tiba
jerawatan parah, merah dan meradang. Aku sampai stress dengan kondisi wajahku
pada saat itu, aku stop penggunaan makeup tapi kondisi wajahku tidak membaik
juga. Aku mulai mengira apakah ini karena penggunaan skincare yang gak cocok? Aku coba untuk stop semua skincareku tapi jerawat tetap tidak minggat dari wajahku. Teman
temanku sampai menyarankan aku ke dokter kulit namun aku ragu karena pernah
dengar cerita sepupuku soal dokter kulit dan krimnya jadi aku memutuskan untuk
menyembuhkan jerawat ini dengan obat over the counter yang dapat dibeli di
apotik. Fyi, jerawat aku ini bukan jerawat kecil kecil atau jerawat yang
ada matanya (yang ada bintik kuningnya) tapi jerawat batu yang merah meradang. Obat pertama yang aku coba itu acnol,
buat yang gak tau silahkan gugling ya, aku sempat pake ini sampai 2 botol. Setelah
pake obat ini, jerawatku mulai kering, sudah berkurang meradangnya namun masih
tetap tumbuh.
Satu hal yang aku kurang suka dari acnol adalah sifatnya yang sangat
mengeringkan sehingga mengelupas. Oleh karena itu, aku ganti obat jerawatku
menjadi benzolac, obat yang aku ketahui dari hasil blog walking di google. Setelah
aku ganti ke benzolac, jerawatku mulai sembuh tanpa mengelupas seperti acnol
(namun masih bersifat mengeringkan), wajahku mulai berkurang radangnya tapi
obat ini tidak mencegah jerawat. Jerawatku masih tumbuh dan sekali tumbuh itu rutin
tiap minggu jadi wajah ini gak pernah mulus lagi, jerawat lama baru sembuh bahkan
kadang masih ada tapi sudah tumbuh lagi yang baru, belum lagi jerawat itu tetap
meninggalkan bekas yang susah hilangnya. Fix, wajah ini jadi ber-blemishes.
Parahnya aku gak bisa cover jerawat ini dengan makeup karena akan semakin
memperparah kondisinya. Ada saat dimana aku gak mau keluar rumah karena
wajah berjerawat ini. Mungkin bagi beberapa orang yang gak pernah mengalami hal
ini , mereka bakal merasa kami, para acne fighters, lebay, hanya karena jerawat
kok sampai gak mau keluar rumah. Tapi, buat yang uda pernah mengalami hal ini
atau yang sedang mengalami pasti bakalan ngerti perasaan ini.
Bagi teman teman yang ingin mencoba
pengobatan dari luar, aku sarankan kalian untuk coba obat jerawat over the
counter dulu dan skincare khusus untuk kulit berjerawat. Carilah obat atau
pembersih wajah atau pelembab yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic
acid atau tea tree. Obat jerawat yang aku ceritain di atas itu, benzolac dan
acnol, mengandung benzoyl peroxide dan salicylic acid. Kalian bisa coba itu
atau kalau kalian mau yang lebih natural bahannya, bisa cobain tea tree oil
dari The Body Shop (TBS) namun karena bahannya cenderung natural, hasilnya bakalan
lebih lama (biasanya). Aku pernah pakai TBS tea tree oil namun hasilnya agak
lama (dan juga a bit pricey) jadi aku kembali ke benzolac. Namun aku pernah
baca di internet katanya benzoyl peroxide jika dipakai terlalu sering bisa
bikin efek kebal di wajah, aku gak tau ini benar apa gak karena aku gak
ngerasain ini tapi untuk jaga jaga sebaiknya gunakan aja ke jerawat yang benar
benar parah, seperti jerawat batu yang besar besar. Jika jerawat kalian masih
kecil coba aja pake yang mengandung salicylic acid. Dan jangan kasarin dulu
muka kalian, jangan pakai scrub dengan butiran yang kasar, cobalah beralih ke
exfoliator yang lebih gentle, cari scrub yang mempunyai butiran halus. Usahakan
jangan scrub terlalu sering, hindari scrub di daerah yang sedang jerawatan
karena itu hanya akan memperparah kondisi peradangan jerawat kamu.
Selain mengobati dari luar kalian juga
harus mengobati dari dalam. Terkadang jerawat itu bisa muncul karena refleksi
dari makanan yang kita konsumsi dan juga lifestyle kita. Jadi kalau teman teman
udah mengobati dari luar tapi tak kunjung sembuh, cobalah untuk merefleksi.
Apakah makanan dan lifestyle teman teman sudah sehat? Teman teman bisa coba
guggling makanan apa yang sebaiknya dihindari ketika berjerawat, perbanyak
makan sayur dan buah, kurangi asupan produk dairy, makanan yang berlemak dan gula, perbanyak juga olahraga dan
tidur yang cukup, usahakan tidur sebelum jam 10, hindari bergadang karena
selain berpengaruh ke kulit bergadang juga berpengaruh ke berat badan dan
kesehatan. Gak percaya? Coba aja guggling, udah banyak penelitian tentang hal
itu.
Dari pengalaman aku ini, aku sadar bahwa
selama ini hidup aku itu gak sehat, aku sering makan makanan yang dipanggang
(makanan favorit aku kebanyakan yang dipanggang), aku jarang makan sayur dan
buah, aku sering bergadang. Oh ya kalian juga harus minum yang cukup. Minum
disini itu air putih ya, bukan soda, kopi, teh dan minuman manis lainnya. Minimal
kalian harus minum air putih 2 L tiap hari. Aku sendiri uda praktekan ini dan
hasilnya sangat bagus untuk kulit. Walau aku bakal sering bolak balik ke toilet
tapi hal ini akan tetap aku biasakan. Mungkin banyak yang bingung ya, kok
banyak banget sih pantangannya. Ada orang yang makannya itu asal, tidurnya
malam malam, makeupan setiap hari tapi wajahnya tetap kinclong mulus. Oke, aku
akui terkadang aku iri dengan orang orang yang dianugerahi dengan wajah mulus without so much effort tapi harus kita ingat, kulit
setiap orang berbeda. It just happens that kulit kita itu sedikit rewel dan
butuh perawatan extra. Terkadang bisa juga pengaruh kondisi lingkungan. Polusi,
abu, debu, udara bahkan air dan hormone. Ya, hormone sangat berpengaruh dalam
hal ini. Hormon yang aku maksud disini itu bukan hormone pada anak remaja ya.
Jangan salah, walau udah berumur dewasa jerawat juga bisa tumbuh karena
hormone. Ada yang bahkan sudah berumur 30 tahun baru mulai berjerawat. Jadi
bagi kalian yang memiliki kulit mulus, jangan pernah mengejek orang yang
berjerawat ya.
Buat teman teman yang sedang berjuang,
saran dari aku, cobalah obati dulu dari dalam. Jangan langsung buru buru ke
tempat facial atau dokter kecantikan jika kalian punya pengalaman tiba tiba
berjerawatan seperti aku. Selain kalian bakalan habis duit banyak yang belum
tentu ngefek, kulit kalian juga bisa semakin ngambek jika dibombardir dengan
krim dokter atau dipencet. Jadi saran aku, cobalah untuk mengubah pola makan,
lifestyle dan juga pola pikir kalian. Jika sedang berjerawat parah dan
meradang, hindari kaca. Serius, HINDARI KACA. Itu yang aku lakukan jika sedang
jerawatan parah. Kenapa? Karena semakin sering aku ngaca, semakin sering aku
ngeliat jerawat aku dan itu berdampak ke mental aku, aku semakin stress melihat
kondisi kulitku dan kalian udah tau kan dampak stress ke kulit itu apa. Intinya
yang paling penting dari apa yang udah aku ocehkan diatas itu mindset kita.
Tidak ada yang salah dengan wajah berjerawat. Sampai sekarang pun wajah aku
masih jerawatan tapi sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Jerawat uda agak
jarang tumbuh, tidak sesering dulu, bekas jerawat juga sedang dalam proses
pudar.
(Ga ada foto = hoax kan? Jd aku share secuil foto acne aku)
Sebagai acne fighters, aku share ini untuk mensupport teman teman lain
yang sedang dalam proses melawan jerawat. Jangan
berkecil hati karena jerawat bisa sembuh walau butuh waktu. Aku akui
terkadang aku minder melihat wajah aku yang masih banyak bekas jerawatnya tapi
ketika pemikiran itu muncul, aku selalu melihat foto wajahku yang dulu dan itu
membuat aku bersyukur aku sudah melewati masa itu. Be patient aja, healing
process takes time. Selama kalian maintain healthy lifestyle kalian, you will
be fine. Tubuh kita itu tau kok apa yang bagus dan apa yang ga bagus. Love your
body and your body will love you back.
Komentar